Skip to main content

CINTA KESETIAAN DAN HARAPAN


(untuk bidadari ketika bidadari itu ada di dunia ini)
 
Aku tahu mungkin aku bukan sosok yang seperti engkau inginkan
Aku tahu terlalu bermimpi rasanya menginginkan engkau sebagai pendampingku
Aku tahu banyak diluar sana seseorang yang lebih baik dari aku
Akupun tahu engaku terlalu indah buatku
Namun layaknya seorang manusia biasa 
aku juga mempunyai sebuah cinta, kesetiaan dan harapan…
Ya,,,Cinta, kesetiaan dan Harapan, hanya itu yang bisa aku andalkan
Untuk bisa membahagiakanmu…

Aku bukan terlahir dari keluarga berada
Aku belum bisa memberikan sebuah materi yang mungkin engkau inginkan
Aku juga bukan terlahir dari trah seorang kiai
Sehingga aku mungkin belum bisa menjadi imam yang baik bagimu
Aku juga bukan terlahir dari darah seorang sastrawan
Yang bisa setiap hari memberikan senyuman puisi untukmu
Aku hanya mempunyai cinta…

Cinta seorang dewasa bukan cinta seorang anak kecil
Cinta yang takan habis dimakan usia
Cinta kepadamu juga keluargamu
Cinta yang walupun lelah masih bisa buatmu tersenyum
Cinta yang tak mengenal kata muara
Cinta yang selalu bisa menjaga hatimu
Cinta yang bisa merasakan apa yang sedang kau rasa
Cinta yang bisa mengobatimu saat hatimu terluka
Cinta yang selalu menemanimu saat teman-temanmu terlalu sibuk buatmu

Aku hanya mengandalkan kesetiaan…
Kesetiaan walupun banyak bidadari yang lebih indah
Aku tetap memilih satu bidadari
Kesetiaan  layaknya seorang patih gajah mada
Kesetiaan  layaknya seorang istri dalam novel cleopatra
Kesetiaan seperti abdi dalem kraton dalam tradisi jawa
Kesetiaan yang berbeda dari orang pada umumnya
Aku hanya mempunyai harapan…

Harapan untuk bisa kelak membahagiaanmu
Bukan dengan materi orang tua tapi dengan jerih payahku sendiri
Harapan untuk bisa menjadi imam yang baik bagimu
Tanpa aku harus terlahir dari trah seorang kiai
Harapan  untuk setiap hari bisa membuatmu tersenyum
Tanpa harus lewat alunan sebuah puisi
Harapan lewat cinta agar kita bisa lebih dekat kepadaNya..
Ya…hanya itu yang bisa aku andalkan
Cinta, kesetiaan dan harapan…


Pwt 


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Majalah Banyumasan Ancas

Majalah ANCAS adalah majalah bulanan. ANCAS merupakan majalah pertama di wilayah Banyumas yang menggunakan bahasa Jawa Banyumasan. Terbitnya majalah ANCAS dilatarbelakangi oleh keprihatinan para pendiri ANCAS atas fenomena semakin hilangnya bahasa Banyumasan sebagai ciri khas budaya Banyumas yang cablaka, terutama dikalangan anak-anak muda Banyumas. Berdirinya majalah ANCAS tak lepas dari peran “orang-orang” Yayasan Sendang Mas. Organisasi ini pernah membidani transformasi Sekolah Menengah Karawitan Indonesia Banyumas menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3. Setelah mengawal sekolah ini hingga berstatus negeri, salah satu anggota, Ahmad Tohari ngotot mempertahankan lembaga tersebut. Dia mengusulkan untuk menerbitkan sebuah media guna membantu pemerintah melestarikan bahasa dan sastra daerah. Atas prakarsa orang-orang tersebut, mereka kemudian melakukan musyawarah untuk merintis penerbitan media cetak dengan menggunakan bahasa Banyumasan dalam format majalah yang terbit...

Masa Depan (Takut?)

Saat itu jarum jam sudah menunjukan pukul 24.00. bertanda malam sudah larut bahkan pagi sudah mulai memaksa untuk menyingkirakan kehendak malam , ada hal yang tak biasa di malam ini, biasanya kularutkan malam hanya sekedar nonton TV, jalan-jalan dan bermain disalah satu kantor majalah daerah Banyumas (Ancas), ada yang tanya ngapain katanya? baiklah saya jawab nunut (numpang) online. Hehe. Sudah hampir 1 Bulan saya tak menulis. kebiasaan yang sejenak tersingkirakan karena alasan kesibukanku, yang baru saja   melepas masa lajangku (sebagai mahasiswa), cieh…   udah banyak yang patah hati tadi, ketika para kaum hawa membaca “melepas masa lajang”. Hehehe… tenang-tenang saya masih lajang kok. Akhir-akhir ini saya lebih suka menghabiskan waktu dengan bermain, mungkin sejenak terlena dengan kebebasan atau apa lah namanya yang jelas saya sedang menikmati masa-masa ini. Sedikit cerita di malam ini adalah tentang ketakutan menghadapi masa depan, apa lagi pada masa-masa seusia saya, k...

Sejarah Lengger Desa Gerduren

            Kemarin kita telah membahas sejarah sigkat desa Gerduren, seperti yang sudah dibicarakan sejak awal desa Gerduren tidak mungkin bisa dilepaskan dengan keberadaan Lengger di kawasan Banyumas dan sekitarnya. Oleh karena itu inilah sedikit informasi mengenai sejarah keberadaan kesenian Lengger di desa Gerduren kecamatan Purwojati Kabupaten Banyumas. Sekitar tahun 1820  mulailah perkembangan kesenian lengger di desa Gerduren. Awal pertama mengenai keberadaan lengger terdapat di dusun Lor (utara) bernama Garut sekarang masuk wilayah Kadus I, dimana pada saat itu para pemuda dusun tersebut sering mengadakan permainan dengan teman-teman sebayanya seperti gandon, slobor, jim-jiman (permainan tradisional). Ketika suasana sudah riuh ramai oleh permainan itu para pemuda bersama-sama menari-nari dibawah indahnya bulan purnama, tari-tarian ini yang nantinya akan menjadi cikal bakal terciptanya tarian lengger. Hingga pada suatu masa  desa Ger...