Skip to main content

Mereka Masih Manusia

Mereka yang tidur diemperan toko
Mungkin lebih bermartabat dari kita yang tidur dibalik hangat slimut tebal
Mereka yang berjualan ditepi jalan
Jangan-jangan malah derajatnya lebih tinggi dihadapan-Nya

Kita kepanasan saja mengeluh
Sementara mereka tidak
Mereka malah berteman
karena sinar matahari bagi mereka adalah harapan mencari makan

kita kalau punya masalah kecil saja prustasi
mereka tidak karena bagi mereka masalah memang harus diatasi
kita masih bisa berkeluh manja dengan orang tua
mereka tidak. Hidup memaksa mereka untuk tidak bisa berkeluh kesah pada takdir

bagi mereka hujan adalah teman
bagi kita hujan adalah bahan alasan
kita memeperlakukanya tidak adil
mata kita kelewat picik

apakah takdir pilih kasih?
Kenapa  tidak semua orang terlahir menjadi kaya
Biar tidak ada yang merendahkan
Biar tidak ada yang mengecewakan
Aku bosan dengan kemunafikan
Aku ingin pergi saja.

31 Mei 2017




Comments

Popular posts from this blog

Rintik Air Hujan

Rintik air hujan membawa jauh dalam lamunan Imajinasi yang tak pernah padam Tentang rangkain proses manusia Rintik hujan membawa kenangan bagi sebagian orang Bagi sebagian lagi membawa ketenangan Doa dikala hujan katanya mustajab Entah aku akan berdoa apa malam ini Kepedulianku seakan tumpul Sibuk dengan urusan dunia yang katanya lebih relevan Ahh hingga setua ini tak banyak bermakna Pwt/3/2016

Cintaku, Cinta yang Biasa

Cintaku cinta yang biasa Bukan seperti legenda Rama Sinta Cintaku cinta yang biasa Jika rindu datang Penawarya sesederhana berjumpa Cintaku cinta yang biasa Bukan pengobral janji atas segala Cintaku cinta yang biasa Tak melulu soal pengorbanan Ini hanya soal memberi kedamaian Cintaku cinta yang biasa Jika dibadingkan dengannya Cintaku tak berarti apa-apa Cintaku cinta yang biasa  Tak usah diperjuangkan Kalau mau, mari berjalanlah bersama. 20 April 2017

Proposal Kegiatan Bulan Bahasa

PROPOSAL KEGIATAN LOMBA BULAN BAHASA SMP NEGERI 6 PURWOKERTO 1)     Latar belakang             Bulan bahasa merupakan bulan yang berkaitan erat dengan sejarah bahasa bangsa Indonesia yaitu Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928. Salah satu isinya yaitu menyatakan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus bahasa pemersatu bangsa. Oleh sebab itu pada bulan Oktober biasa diperingati sebagai bulan bahasa. Berbicara mengenai bahasa Indonesia, pada umumnya akan tertuju langsung pada sastra Indonesia. Karena sastra Indonesia juga sebagai pembentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia sehingga mempunyai nilai-nilai luhur budaya yang dapat meningkatkan keanekaragaman bahasa dan budaya.           MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Banyumas dalam bulan bahasa ini akan mengadakan lomba-lomba yang bertujuan untuk membudayakan bahasa dan sastra Indonesia. Khususnya untuk kalan...