Skip to main content

Melepasmu


Dulu hari-hariku penuh warna
Penuh dengan segala cerita
Ceritaku dan kamu
Hadir selalu dalam bentuk berbeda
                                                 
Dulu, bahkan kita saling beradu harap
Sampai menerobos batas cakrawala
Terbuai dengan mimpi-mimpi kita
Mencoba meraihnya berdua

Namun pada akhirnya kita harus sama-sama rela
Untuk saling melupakan
Kita tahu ini tidak mudah
Tapi kita harus memaksa diri untuk saling membenci
Membeci pada orang yang kita cinta
Membenci pada asmara yang tak tahu arahnya

Sokanegara, 20 Maret 2019



Comments

Popular posts from this blog

Rintik Air Hujan

Rintik air hujan membawa jauh dalam lamunan Imajinasi yang tak pernah padam Tentang rangkain proses manusia Rintik hujan membawa kenangan bagi sebagian orang Bagi sebagian lagi membawa ketenangan Doa dikala hujan katanya mustajab Entah aku akan berdoa apa malam ini Kepedulianku seakan tumpul Sibuk dengan urusan dunia yang katanya lebih relevan Ahh hingga setua ini tak banyak bermakna Pwt/3/2016

Proposal Kegiatan Bulan Bahasa

PROPOSAL KEGIATAN LOMBA BULAN BAHASA SMP NEGERI 6 PURWOKERTO 1)     Latar belakang             Bulan bahasa merupakan bulan yang berkaitan erat dengan sejarah bahasa bangsa Indonesia yaitu Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928. Salah satu isinya yaitu menyatakan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus bahasa pemersatu bangsa. Oleh sebab itu pada bulan Oktober biasa diperingati sebagai bulan bahasa. Berbicara mengenai bahasa Indonesia, pada umumnya akan tertuju langsung pada sastra Indonesia. Karena sastra Indonesia juga sebagai pembentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia sehingga mempunyai nilai-nilai luhur budaya yang dapat meningkatkan keanekaragaman bahasa dan budaya.           MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Banyumas dalam bulan bahasa ini akan mengadakan lomba-lomba yang bertujuan untuk membudayakan bahasa dan sastra Indonesia. Khususnya untuk kalan...

Cintaku, Cinta yang Biasa

Cintaku cinta yang biasa Bukan seperti legenda Rama Sinta Cintaku cinta yang biasa Jika rindu datang Penawarya sesederhana berjumpa Cintaku cinta yang biasa Bukan pengobral janji atas segala Cintaku cinta yang biasa Tak melulu soal pengorbanan Ini hanya soal memberi kedamaian Cintaku cinta yang biasa Jika dibadingkan dengannya Cintaku tak berarti apa-apa Cintaku cinta yang biasa  Tak usah diperjuangkan Kalau mau, mari berjalanlah bersama. 20 April 2017