Skip to main content

Posts

Jalan Kehidupan

Berawal dari sebuah kegelisahan saya menulis catatan singkat ini mudah-mudahan bermanfaat. Sering kita mengalami kebingungan dalam hidup misalnya motor kesayangan rusak, uang jatah bulanan habis atau bahkan hal yang sampai kapanpun menjadi obrolan yang selalu menarik untuk di perbincangkan dan tak pernah lekat di makan zaman yaitu soal cinta dengan segala warna-warninya.  Tetapi saya kali ini tidak ingin berbicara masalah cinta, bodo amat. Hehe... Baiklah saya lanjutkan, kita semua pasti mempunyai tujuan dalam hidup dan jelas setiap individu mempunyai keinginan yang beragam dan memang tak bisa untuk disamakan karena kita berlabel manusia made in Allah SWT (dalam keyakian agama saya ) bukan robot yang bisa di atur sedemikian rupa hingga bisa disamakan  dengan robot lainya. Ilsutrasi Jalan Kehidupan Kembali ke persoalan perjalanan kehidupan yang tak jarang sering membingungkan. Saya sering membaca tentang literatur konsep kehidupan baik itu dalam bentuk sebuah ...

Tulisan Rasa Sederhana

Ketika pertama kulihat sosok itu Seolah ada daya untuk mengenal Mencoba memusnakan namun aku tak bisa Mencoba melawan namun aku sengsara Aku pikir ini emosi sesaat Namun ternyata aku salah. Bukanya aku tak berani Namun aku bingung untuk bersikap Bukanya aku sok idealis soal rasa Namun aku punya sikap Karena bagiku cukup ada satu bidadari Baik di dunia ini ataupun dikehidupan selanjutnya ketika kelak aku diberikan kesempatan masuk surga. Purwokerto 27 juni 2011

Guru sejati, sejatine Guru

GURU SEJATI, DAN SEDULUR PAPAT LIMA PANCER HAKEKAT GURU SEJATI Kembali pada pembahasan Guru Sejati. Melalui 3 langkahnya (Triwikrama) Dewa Wishnu (Yang Hidup), mengarungi empat macam zaman ( kertayuga, tirtayuga, kaliyuga, dwaparayuga ), lalu lahirlah manusia dengan konstruksi terdiri dari fisik dan metafisik di dunia (zaman mercapada ). Fisik berupa jasad atau raga, sedangkan metafisiknya adalah roh beserta unsur-unsur yang lebih rumit lagi. Ilmu Jawa melihat bahwa roh manusia  memiliki pamomong (pembimbing) yang disebut pancer atau guru sejati . Pamomong atau Guru Sejati berdiri sendiri menjadi pendamping dan pembimbing roh atau sukma. Roh atau sukma di siram “air suci” oleh guru sejati , sehingga sukma menjadi sukma sejati. Di sini tampak Guru sejati memiliki fungsi sebagai resources atau sumber “pelita”  kehidupan. Guru Sejati layak dipercaya sebagai “guru” karena ia bersifat teguh dan  memiliki hakekat “sifat-sifat” Tuhan (frekuensi kebaikan) yang abadi ...

Bahasa Orang tua dan anak

( Oleh Agus prasetio ) Orang tua dari mata seorang anak merupakan sosok yang sangat berharga, terlepas dari beliau banyak kekurangan ataukah tidak, beliau tetap merupakan sosok yang hebat, kehebatnya tidak mungkin bisa terlukiskan bahkan oleh lukisan paling bagus yang pernah di ciptakan manusia di dunia ini, orang tua adalah guru pertama saat seseorang terlahir di dunia dia yang mengajarkan tentang kita untuk bisa berbicara sampai akhirnya bisa bersikap. Melihat realita sekarang banyak diantara orang tua dan anak yang tidak akur selaknya seperti hubungan antara orang tua dan anak?apa yang sebenarnya terjadi itu menjadi sebuah pertanyaan yang sangat fundamental untuk itu marilah kita sedikit merenungkan sejenak akan itu semua dipandang dari kedudukan kita sebagai seorang anak, Menerut saya komunikasi menjadi hal yang sangat penting bagi terciptanya keadaan yang harmonis antara orang tua dan anak, bila seseorang terbiasa untuk bercerita kepada orang tua entah itu persoalaan apapun past...

Harapan

Harus  tetap adakah  yang terluka Harus tetap adakah yang menangis Dimana bentuk keadilan itu Melihat perut para penguasa semakin buncit Sementara di seberang sana masih banyak penderitaan tak sanggup untuk melihat tak sanggup juga untuk menutup mata Tuhan izinkanlah semua manusia Mewujudkan mimpinya                       Demi melihat senyum terindah di dunia Layaknya seorang anak palestina Yang begitu sangat merindukan perdamaian Hingga pada akhirnya seluruh jagat raya bersatu Melihat kesungguhan tiada henti Alam pun ikut bertasbih Memancarkan senyum senang mereka Dan Saat itu datang semua merasa bahagia Hingga waktu itu datang Untuk meninggalkan dunia                                       ...

paradigma cinta

Cinta itu  tidak buta dia melihat bahkan dia bisa memilih mana yang pantas dijadikan pasangan hidupnya kelak namun dia sulit untuk bisa menganalisa dengan jelas sehingga terkadang dia menjadi semu sulit dilihat oleh orang biasa butuh orang-orang yang luar biasa juga, untuk bisa melihatnya yaitu orang-orang yang mau  berkorban dengan tulus dan tak jarang dikatakan bodoh oleh teman-temannya, namun dia masih terus berjalan demi melihat kebenaran yang sesunguhnya yang tidak terlihat oleh kasap mata butuh hati yang bersih untuk melihat itu semua bukan mata, mata sering tertipu dengan keindahan dunia namun hati tidak karena biasanya   Allah membisikan kata-katanya lewat hati seorang hambanya.. Pwt sekitar bulan mei 2011

Tanpa Judul

Melihat gerombolan anak kecil Bercanda dengan penuh riang Lihatlah itu wujud keikhlasan Yang terpancar jelas disenyum mereka Mereka seolah mempunyai dunia berbeda Dunia yang penuh dengan harum semerbak bunga surga Ada batas antara dunia anak dengan dunia orang dewasa Dunia orang yang katanya dewasa?he… Dunia yang penuh dengan kepura-puraan dan kemunafikan Beruntung ketika aku tidak dilahirkan di dunia ini Hidup dalam kurungan sistem yang bobrok Bahkan untuk berbicara dengan hatipun tidak mampu Mulut mereka berbicara bertentangan dengan suara hatinya Hanya demi perut dan kedudukan Apakah ketika tidak begitu mereka akan mati Terus siapa yang salah Tuhankah atau manusianya Lebih baik  mati muda Dari pada hidup dalam lumpur hitam  Sekitar Bulan Agustus 2011