Skip to main content

Biarku Pendam Sendiri

Biarku pendam sendiri murung dukaku
Kusampaikan pada malam 
Namun ia menolak dan mengirimkan bulan
Lalu kucoba ceritakan kepada bulan
Namun ia diam saja hingga sampai embun datang

Embun aku ingin bercerita 
Namun embuh justru mengirimkan angin
Dingin mulai masuk ke rongga-rongga tubuhku
Mengingatkanku pada masa anak-anak dulu 
Tiba-tiba aku sangat rindu rumah

Diluar sana tak begitu bersahabat
Kita akan cepat mudah dikecewakan 
Dibandingkan, lalu disingkirkan

Aku ingin menyatu saja dengan tanah
Namun ternyata justru dia menolakku keras
Dia berkata, kau harus terima kenyataan
Karena berani hidup justru lebih satria kasihku
Bersabarlah.


Sekitar bulan Mei 2017


Comments

Popular posts from this blog

Rintik Air Hujan

Rintik air hujan membawa jauh dalam lamunan Imajinasi yang tak pernah padam Tentang rangkain proses manusia Rintik hujan membawa kenangan bagi sebagian orang Bagi sebagian lagi membawa ketenangan Doa dikala hujan katanya mustajab Entah aku akan berdoa apa malam ini Kepedulianku seakan tumpul Sibuk dengan urusan dunia yang katanya lebih relevan Ahh hingga setua ini tak banyak bermakna Pwt/3/2016

Proposal Kegiatan Bulan Bahasa

PROPOSAL KEGIATAN LOMBA BULAN BAHASA SMP NEGERI 6 PURWOKERTO 1)     Latar belakang             Bulan bahasa merupakan bulan yang berkaitan erat dengan sejarah bahasa bangsa Indonesia yaitu Sumpah Pemuda yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928. Salah satu isinya yaitu menyatakan bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional sekaligus bahasa pemersatu bangsa. Oleh sebab itu pada bulan Oktober biasa diperingati sebagai bulan bahasa. Berbicara mengenai bahasa Indonesia, pada umumnya akan tertuju langsung pada sastra Indonesia. Karena sastra Indonesia juga sebagai pembentuk karakter dan jati diri bangsa Indonesia sehingga mempunyai nilai-nilai luhur budaya yang dapat meningkatkan keanekaragaman bahasa dan budaya.           MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Banyumas dalam bulan bahasa ini akan mengadakan lomba-lomba yang bertujuan untuk membudayakan bahasa dan sastra Indonesia. Khususnya untuk kalan...

Cintaku, Cinta yang Biasa

Cintaku cinta yang biasa Bukan seperti legenda Rama Sinta Cintaku cinta yang biasa Jika rindu datang Penawarya sesederhana berjumpa Cintaku cinta yang biasa Bukan pengobral janji atas segala Cintaku cinta yang biasa Tak melulu soal pengorbanan Ini hanya soal memberi kedamaian Cintaku cinta yang biasa Jika dibadingkan dengannya Cintaku tak berarti apa-apa Cintaku cinta yang biasa  Tak usah diperjuangkan Kalau mau, mari berjalanlah bersama. 20 April 2017