Skip to main content

Posts

Sejarah Desa Gerduren

Sejarah desa Gerduren tidak bisa dilepaskan dengan sejarah lengger di desa tersebut, pada zaman dahulu kira-kira tahun 1813 daerah Gerduren digunakan sebagai tempat penggembala kerbau dari hulu sampai hilir sepanjang luas daerah tersebut, dahulu daerah tersebut dialiri oleh Sungai Tajum. Karena daerahnya sangat subur dekat dengan aliran sungai, maka penguasa Pasir Luhur pada saat itu, R. Tumenggung Tejakusuma memanfaatkan daerah tersebut untuk menggembala kerbau dan mengembangbiakannya, yang bertugas merawat dan mengawasi di daerah tersebut bernama Mbah kasut, orang asli dari Pasir Luhur. Pada awalnya Mbah Kasut di daerah tersebut hidup sebatang kara karena merasa kesepian namun tugas itu tidak mungkin untuk ditinggalkan sebagai bentuk pengabdian kepada penguasa setempat, maka beliaupun memanggil istri dan saudara-saudaranya untuk tinggal di daerah tersebut, orang pertama yang menginjakan kaki di desa tersebut menurut cerita yang berkembang di masyarakat adalah Mbah Kasut. Aktiv...

Etika dan Tata Krama Jawa

  Sekilas belajar berbahasa jawa menurut kaum muda sekarang mungkin di anggap ribe d karena memang memiliki aturan peng g u n aan yang tentu nya terdapat cara main di dalamnya, apa lagi sekarang dengan adanya arus globalisasi yang menuntut adanya modernisasi etika dan tata krama jawa di pandang tidak menarik lagi karena ada ang g apan bahwa etika dan tata krama jawa tidak lagi sesu a i dengan masa kekinian, tetapi kalau k ita bisa lebih pandai untuk mempelajari dan mengkritisi bahasa lain/asing sebetulnya juga sama ribednya karena setiap bahasa mempunyai tata cara sendiri-sendiri, justru karena bahasa jawa adalah bahasa kita sendiri seharusnya bila kita mau mempelajari seharusnya bisa lebih mudah dimengerti dan ketika kita mengunakan pasti lebih bisa menjiwai, adat sopan santun jawa menuntut pengunaan gaya bahasa yang tepat yang didasarkan pada tipe hubungan tertentu oleh karena itu kita harus melihat dahulu kedudukan orang yang akan kita ajak untuk berbicara dalam hubungan ...

Jalan Kehidupan

Berawal dari sebuah kegelisahan saya menulis catatan singkat ini mudah-mudahan bermanfaat. Sering kita mengalami kebingungan dalam hidup misalnya motor kesayangan rusak, uang jatah bulanan habis atau bahkan hal yang sampai kapanpun menjadi obrolan yang selalu menarik untuk di perbincangkan dan tak pernah lekat di makan zaman yaitu soal cinta dengan segala warna-warninya.  Tetapi saya kali ini tidak ingin berbicara masalah cinta, bodo amat. Hehe... Baiklah saya lanjutkan, kita semua pasti mempunyai tujuan dalam hidup dan jelas setiap individu mempunyai keinginan yang beragam dan memang tak bisa untuk disamakan karena kita berlabel manusia made in Allah SWT (dalam keyakian agama saya ) bukan robot yang bisa di atur sedemikian rupa hingga bisa disamakan  dengan robot lainya. Ilsutrasi Jalan Kehidupan Kembali ke persoalan perjalanan kehidupan yang tak jarang sering membingungkan. Saya sering membaca tentang literatur konsep kehidupan baik itu dalam bentuk sebuah ...

Tulisan Rasa Sederhana

Ketika pertama kulihat sosok itu Seolah ada daya untuk mengenal Mencoba memusnakan namun aku tak bisa Mencoba melawan namun aku sengsara Aku pikir ini emosi sesaat Namun ternyata aku salah. Bukanya aku tak berani Namun aku bingung untuk bersikap Bukanya aku sok idealis soal rasa Namun aku punya sikap Karena bagiku cukup ada satu bidadari Baik di dunia ini ataupun dikehidupan selanjutnya ketika kelak aku diberikan kesempatan masuk surga. Purwokerto 27 juni 2011

Guru sejati, sejatine Guru

GURU SEJATI, DAN SEDULUR PAPAT LIMA PANCER HAKEKAT GURU SEJATI Kembali pada pembahasan Guru Sejati. Melalui 3 langkahnya (Triwikrama) Dewa Wishnu (Yang Hidup), mengarungi empat macam zaman ( kertayuga, tirtayuga, kaliyuga, dwaparayuga ), lalu lahirlah manusia dengan konstruksi terdiri dari fisik dan metafisik di dunia (zaman mercapada ). Fisik berupa jasad atau raga, sedangkan metafisiknya adalah roh beserta unsur-unsur yang lebih rumit lagi. Ilmu Jawa melihat bahwa roh manusia  memiliki pamomong (pembimbing) yang disebut pancer atau guru sejati . Pamomong atau Guru Sejati berdiri sendiri menjadi pendamping dan pembimbing roh atau sukma. Roh atau sukma di siram “air suci” oleh guru sejati , sehingga sukma menjadi sukma sejati. Di sini tampak Guru sejati memiliki fungsi sebagai resources atau sumber “pelita”  kehidupan. Guru Sejati layak dipercaya sebagai “guru” karena ia bersifat teguh dan  memiliki hakekat “sifat-sifat” Tuhan (frekuensi kebaikan) yang abadi ...

Bahasa Orang tua dan anak

( Oleh Agus prasetio ) Orang tua dari mata seorang anak merupakan sosok yang sangat berharga, terlepas dari beliau banyak kekurangan ataukah tidak, beliau tetap merupakan sosok yang hebat, kehebatnya tidak mungkin bisa terlukiskan bahkan oleh lukisan paling bagus yang pernah di ciptakan manusia di dunia ini, orang tua adalah guru pertama saat seseorang terlahir di dunia dia yang mengajarkan tentang kita untuk bisa berbicara sampai akhirnya bisa bersikap. Melihat realita sekarang banyak diantara orang tua dan anak yang tidak akur selaknya seperti hubungan antara orang tua dan anak?apa yang sebenarnya terjadi itu menjadi sebuah pertanyaan yang sangat fundamental untuk itu marilah kita sedikit merenungkan sejenak akan itu semua dipandang dari kedudukan kita sebagai seorang anak, Menerut saya komunikasi menjadi hal yang sangat penting bagi terciptanya keadaan yang harmonis antara orang tua dan anak, bila seseorang terbiasa untuk bercerita kepada orang tua entah itu persoalaan apapun past...

Harapan

Harus  tetap adakah  yang terluka Harus tetap adakah yang menangis Dimana bentuk keadilan itu Melihat perut para penguasa semakin buncit Sementara di seberang sana masih banyak penderitaan tak sanggup untuk melihat tak sanggup juga untuk menutup mata Tuhan izinkanlah semua manusia Mewujudkan mimpinya                       Demi melihat senyum terindah di dunia Layaknya seorang anak palestina Yang begitu sangat merindukan perdamaian Hingga pada akhirnya seluruh jagat raya bersatu Melihat kesungguhan tiada henti Alam pun ikut bertasbih Memancarkan senyum senang mereka Dan Saat itu datang semua merasa bahagia Hingga waktu itu datang Untuk meninggalkan dunia                                       ...